HIKMAH ADAB SHOLAT DALAM KEHIDUPAN

 


Hikmah Adab Sholat  Dalam Kehidupan

Sahabat sekalian, kita berkali-kali dingatkan oleh Pak Guru untuk berkomunikasi yang sopan (adab berdoa) kepada Allah SWT. Ternyata ini tidak ujug-ujug bisa. Harus dilatih terus menerus. Inilah salah satu hikmah yang bisa kita tangkap dari pembelajaran metode sholat yang diajarkan Pak Guru.

Metode sholat khusyuk mendidik jiwa kita untuk menjadi orang yang beradab. Sebagaimana kita tangkap dari salah satu makna dari khusyuk itu sendiri. Seorang 'arif Billah yang bernama Muhammad Asy-Syarbini Al-Khatib menyampaikan "khusyuk adalah kehadiran hati, ketenangan anggota badan, merendahkan suara dan kerendahan diri".

Hikmah dari khusyuk nya sholat bisa tergambar dalam beberapa hal. Pertama dalam sikap badan. Badan menjadi lebih rileks dan tenang serta penuh penghormatan karena merasakan keagungan Allah SWT. Lambat laun akan mewujud dalam tatakrama keseharian. 

Orang yang telah tersingkap rahasia khusyuk akan memiliki sopan santun dalam menjalani kehidupan. Hal ini bisa kita pelajari dari sikap para sahabat ketika berhadapan dengan Rasulullah. Dikisahkan, bahwa ketika para sahabat dalam majelis bersama Rasulullah, mereka terdiam seolah diatas kepala mereka dihinggapi seekor burung.

Kalimat diatas merupakan kiasan, betapa khidmat dan sopannya para sahabat dihadapan Rasulullah. Itu adalah buah dari merasakan keagungan Allah ketika sholat. Pembelajaran untuk kita, adalah bagaimana kita menjaga adab badan  dalam sholat maupun diluar sholat, terutama dalam majelis ilmu. Meneladani sikap para sahabat seperti kisah diatas.

Hikmah kedua tercermin dalam intonasi suara. Para sahabat sangat menjaga intonasi suara ketika berbicara dengan Nabi. Sikap ini adalah cerminan dari penerapan QS. Al-Hujuraat ayat 2.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain. Supaya tidak hapus pahala amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari" (QS. Al-Hujuraat:2)

Penerapan dalam membaca bacaan sholat maupun berdo'a bisa dipahami dari Sabda Rasulullah "Wahai manusia, lirihkanlah suara kalian. Sesungguhnya kalian tidak memanggil Dzat yang tuli atau gaib. Sesungguhnya Dia hadir bersama kalian. Dan sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Mahadekat. Mahaberkah nama-Nya dan Mahatinggi keagungan-Nya" (HR. Bukhari).

Hikmah dari khusyuk dalam suara tercermin dalam sopan santun saat berbicara. Buah dari kesopanan dalam berkomunikasi dengan Allah, akan terbawa dalam kehidupan. Maka, mari kita latih diri kita untuk memiliki adab berbicara mulai dari ketika berada di majelis ilmu. 

Mari kita perluas pula ketika berkomunikasi dengan para penyampai ilmu. Jangan sampai keakraban hubungan lantas meniadakan sopan santun dalam berkomunikasi. Bukan berarti harus dengan rasa takut dan hormat yang berlebihan. Para sahabat juga terbiasa berkomunikasi santai dengan Rasulullah. Tetapi mereka tetap menjaga adab dalam berinteraksi.

Ternyata adab kita dalam berkomunikasi baik non verbal (sikap badan) maupun verbal (lisan) sangat berpengaruh pada keberkahan dan pemahaman ilmu yang dipelajari. Allah akan menurunkan ketenangan dan keluasan manfaat atas apa yang dipelajari.

Semoga kita dianugerahi khusyuk oleh Allah SWT dalam sholat. Sehingga memberikan dampak positif pada perilaku kehidupan. Maka pantaslah nasihat yang sering disampaikan. "Apabila ingin diperbaiki hidupmu, maka perbaiki sholatmu". 

Disini secara perlahan kita bisa meresapi hikmah dari QS. Al Ankabut :45 " Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar". Salah satu perbuatan keji yang terasa halus adalah tidak adanya tatakrama (adab) dalam berkomunikasi.

Maka, mari kita terus tingkatkan pemahaman kita akan sholat. Praktekkan dengan sungguh-sungguh metode sholat yang disampaikan. Sampai akhirnya kita akan merasakan buahnya dalam perilaku keseharian.

Salatiga, 30 Januari 2025

Wallahu A'lamu Bish-Showab

Kang Tris 

Murid Sekolah Kehidupan

2 komentar untuk "HIKMAH ADAB SHOLAT DALAM KEHIDUPAN"